large image

KABAR TERKINI

Perseroan

Jastan Luncurkan 4 Produk Unggulan

Muhammad Ridwan | dibaca: 2532 pembaca

Komisaris dan Direksi Jastan

Mengawali Triwulan IV tahun 2014 Jastan telah melakukan inovasi berupa peluncuran 4 jenis produk asuransi baru secara bersamaan, yang merupakan hasil kajian untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Beberapa tahun terakhir Indonesia menduduki peringkat teratas Negara penghasil sawit di dunia, tentunya menghadapi berbagai risiko kerugian akibat kebakaran, penyakit maupun hama. Asuransi Jastan menjawab kebutuhan Industri Sawit dengan diluncurkannya produk Asuransi Tanaman Perkebunan, yang memberikan ganti rugi financial pengusaha perkebunan bila terjadi risiko-risiko tersebut diatas, sehingga kelangsungan usaha tetap terjaga.

Pertumbuhan industri sawit tidak terlepas dari peran perbankan dalam memberikan penyaluran kredit kepada pengusaha perkebunan. Asuransi Tanaman Perkebunan memiliki jaminan yang lebih lengkap untuk agunan kredit perbankan, yang umumnya hanya menjamin risiko kebakarannya saja dengan Polis Asuransi Kebakaran.

Asuransi Jastan sebagai emiten berkode asjt dengan saham pengendali Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) memproyeksikan produk ini dapat menjadi salah satu ikon perseroan, sebagaimana diungkapkan Basran Damanik selaku Dirut Asuransi Jastan dalam sambutan saat peluncuran produk tersebut baru-baru ini di Kantor Pusat perseroan.

Untuk memenuhi kebutuhan daging sapi nasional dan mengurangi ketergantungan impor maka industri peternakan harus tumbuh, dan pemerintah telah mendorong industri perkebunan agar bersinergi untuk meningkatkan produksi daging sapi nasional melalui program penggemukan sapi.

Kondisi tersebut dipandang sebagai peluang dalam rangka mendukung program pemerintah, Asuransi Jastan menjawabnya dengan meluncurkan produk Asuransi Ternak untuk penggemukan sapi. Walaupun produk ini bukan yang pertama, perseroan memandang hal ini merupakan salah satu strategi penetrasi pasar mengingat kompetisi untuk produk lainnya sudah cukup jenuh dan cenderung mengarah persaingan harga yang kurang menguntungkan bagi perusahaan.

Asuransi ternak memberikan perlindungan financial kepada peternak atas risiko kematian dan kehilangan ternak selama proses penggemukan. Sasaran pasar yang ingin disasar adalah para peternak, koperasi serta pihak perbankan yang menyalurkan kredit usaha peternakan.

Perseroan yang sudah mencatatkan equitas per 30 September 2014 sebesar 100,5 M ini juga mengincar premi dari segmen pasar retail, dengan menambah 2 varian produk asuransi kesehatan yaitu JT Care Micro dan JT Care Cash Plan untuk melengkapi produk-produk retail sebelumnya yaitu JT Otto dan JT Griya.

JT Care Mikro dikemas sebagai produk low cost hanya dengan premi 50.000,- agar dapat terjangkau oleh kalangan masyarakat bawah. Prosesnya pun sangat mudah baik pada saat penutupan maupun saat pengajuan klaim. Dokumen klaim cukup melampirkan surat keterangan rawat inap dan jumlah hari dirawat. Dengan produk ini akan membantu program pemerintah untuk meliterasi masyarakat tentang penting asuransi, serta meningkatkan insurance minded.

Sementara masyarakat golongan kelas menengah,  yang saat ini jumlahnya sudah mencapai 130 juta orang, Asuransi Jastan  telah menyiapkan produk Asuransi kesehatan varian ke dua yaitu JT Care Cash Plan, dengan manfaat santuanan rawat inap mulai Rp. 300 ribu hingga Rp. 700 ribu per hari.

Atas peluncuran 4 produk baru tersebut yang sudah mendapatkan ijin dari OJK, pada tahap awal perseroan mematok target pendapatan premi tahun pertama sebesar Rp. 10 milyar, melalui 12 Kantor Cabang dan 11 Kantor Pemasaran yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.