large image

KABAR TERKINI

 

FAQ JT GRIYA

Muhammad Ridwan | Kamis, 20 November 2014 - 19:40:39 WIB | dibaca: 1991 pembaca

1. Q Apa yang dimaksud dengan JT Griya?
  A JT Griya adalah produk Asuransi Rumah Tinggal dari Asuransi Jastan dengan dengan berbagai keunggulan dan dengan Tarif Premi yang kompetitif.
2. Q Obyek Pertanggungan apa saja yang bisa diasuransikan dengan JT Griya?
  A Berbagai properti yang sekaligus digunakan oleh Tertanggung sebagai tempat tinggal sehari-hari, meliputi : Rumah Tinggal, Apartemen, Rumah Susun (Rusun), Rumah Toko (Ruko) dan Rumah Kantor (Rukan).
3. Q Apakah JT Griya bisa menjamin Properti yang disewakan?
  A Ya. Apabila property digunakan sebagai rumah tinggal sehari-hari.
4. Q Apakah Rumah Tinggal, Apartemen, Rumah Susun (Rusun), Rumah Toko (Ruko) dan Rumah Kantor (Rukan) dengan status bangunan sewa bisa diasuransikan oleh Penyewa sebagai Tertanggung?
  A Bisa.
5. Q Apakah yang dimaksud kebongkaran atau pencurian?
  A Adalah upaya oleh pihak lain untuk melakukan pencurian atas Isi Bangunan dengan cara kekerasan saat memasuki bangunan maupun saat keluar dari bangunan yang diasuransikan.
6. Q Apakah kehilangan tanpa bukti kekerasan dijamin polis JT Griya?
  A Tidak. Polis JT Griya hanya menjamin kerugian akibat Kebongkaran / Pencurian terhadap Isi Bangunan apabila ada bukti kekerasan terhadap bangunan dalam rangka melakukan pencurian.
7. Q Apakah Polis JT Griya memberikan ganti rugi apabila Tertanggung kehilangan seluruh Isi Bangunan akibat pencurian?
  A Polis JT Griya hanya memberikan ganti rugi akibat kebongkaran/pencurian sesuai nilai kerugian dengan batas maksimum 10% dari Harga Pertanggungan Isi Bangunan. Apabila Tertanggung menghendaki Jaminan Kebongkaran / Pencurian secara penuh, maka dapat mengajukan permohonan Polis Asuransi Kebongkaran secara terpisah.
8. Q Apakah yang dimaksud dengan Tuntutan Hukum Pihak Ketiga?
  A Adalah tuntutan dari pihak lain yang dirugikan akibat obyek pertanggungan yang diasuransikan, yang terdiri dari : • Material Damage, mengakibatkan yaitu Kerugian Harta Benda, misalnya menabrak pagar atau tembok rumah maka Pemilik rumah dapat mengajukan ganti rugi kepada asuransi Jastan melalui Tertanggung. • Bodily Injury, yaitu mengakibatkan cidera pada orang lain.
9. Q Apabila Obyek Pertanggungan di daerah Banjir apakah dijamin?
  A Obyek Pertanggungan tetap bisa diasuransikan dengan JT Griya, namun risiko banjir secara otomatis dikecualikan dalam jaminan polis JT Griya.
10. Q Apabila untuk Obyek Pertanggungan yang dikecualikan Risiko Banjir mendapat pengurangan tarip premi?
  A Tidak. Tarip Premi JT Griya bersifat tetap. Jaminan risiko banjir diberikan untuk Obyek Pertanggungan yang tidak berada di daerah banjir sehingga bersifat tidak terduga, bukan banjir yang sudah dapat diperkirakan akan timbul di daerah tertentu, misalnya banjir tahunan, 5 (lima) tahunan atau 10 (sepuluh) tahunan.
11. Q Apabila Obyek Pertanggungan dipandang aman dari risiko gempa, apakah Tertanggung bisa mengurangi jaminan Polis JT Griya sehingga mendapat pengurangan premi?
  A Tidak. Luas jaminan yang bersifat paket dengan tarip premi yang sudah ditetapkan (bersifat fixed).
12. Q Bagaimana menentukan cara Harga Pertanggungan?
  A Yang bisa diasuransikan adalah Bangunan dan Isi bangunan, sedangkan Tanah tidak bisa diasuransikan. ? Harga Pertanggungan Bangunan : o Adalah biaya membangun kembali bangunan sejenis dengan spesifikasi yang sama. Caranya adalah dengan mengalikan Luas Bangunan dengan Biaya Pembangunan per Meter Persegi. o Misalnya : Luas Bangunan 100 M2. Biaya Pembangunan Rp. 3.000.000,- per M2 maka Harga Pertanggungan Bangunan adalah 100 x 3.000.000 = Rp. 300.000.000,- o Umumnya Biaya Pembangunan untuk Bangunan di Lantai 2 dan seterusnya lebih tinggi dari Lantai I, misalnya Rp. 3.250.000 per M2. o Dalam hal Bangunan bertingkat, maka Harga Pertanggungan merupakan penjumlahan Harga Pertanggungan seluruh lantai. ? Harga Pertanggungan Isi Bangunan : o Sesuai Jumlah Harga Perolehan masing-masing jenis barang, untuk barang baru sesuai kuitansi pembelian ; sedangkan untuk barang bukan baru sesuai Nilai Wajar barang. o Wajib dirinci jenis barang, merk/type, jumlah dan Total Harga masing-masing (dapat dibuatkan dalam lampiran terpisah saat pengajuan).
13. Q Apa kewajiban Tertanggung saat terjadi klaim?
  A Lakukan upaya wajar untuk mencegah meluasnya kerugian dan segera menghubungi PT. Asuransi Jasa Tania Tbk melalui telepon atau menghubungi agen terkait yang mengurus proses penutupan asuransi untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
14. Q Dokumen apakah yang harus dilengkapi?
  A Tergantung sifat dari kerugian yang terjadi. Persyaratan kelengkapan dokumen akan disampaikan oleh staf klaim PT Asuransi Jasa Tania, Tbk.
15. Q Apakah yang dimaksud dengan Risiko Sendiri atau Own Risk (OR)?
  A Risiko Sendiri atau yang lebih populer disebut OR adalah nilai kerugian yang menjadi tanggungjawab atau beban Tertanggung atas setiap kejadian klaim. Contoh : ? Kerugian akibat risiko kebakaran, Tertanggung tidak dikenakan risiko sendiri (OR : Nil) ? Kerugian akibat kebongkaran/pencurian, Tertanggung dikenakan risiko sendiri sebesar Rp. 250.000,- setiap kejadian.
16. Q Siapa yang dapat dihubungi apabila saya memerlukan informasi lainnya?
  A Silahkan datang ke kantor Jastan terdekat atau menghubungi PIC yang ada di Kantor kami yang terdekat dengan lokasi anda sesuai daftar di bawah ini.